Home / Edukasi / Cara Trading Forex Dengan Divergence

Cara Trading Forex Dengan Divergence

Berikut adalah contoh cara trading Forex dengan menggunakan teknik Divergence. Untuk mengukkur perbedaan antara gerakan harga dan osilator.

Pertama, mari kita lihat regular divergence. Di bawah ini adalah daily chart USD / CHF.

Kita bisa melihat  trendline bahwa USD / CHF dalam trend menurun. Namun, ada tanda-tanda bahwa trend menurun akan segera berakhir.

Harga telah membentuk rendah yang lebih rendah, dan stokastik (indikator yang kami gunakan) menunjukkan rendah yang lebih tinggi.

Maka hasilnya beberapa saat kemudian.

Harga Naik dan berubah menjadi tren up ( Naik ).

Sebelum kita melanjutkan, apakah anda melihat tweezer bottom yang terbentuk pada lower low yang kedua?
Hal ini akan memberikan konfirmasi lagi bahwa sebuah tren akan segera berakhir, memberikan alasan lebih untuk percaya pada divergence!

Selanjutnya, mari kita lihat sebuah contoh dari hidden divergence. Sekali lagi, mari kita lihat daily chart USD / CHF.

Bahwa pair dalam trend menurun. Perhatikan bagaimana harga membentuk lower high tetapi stokastik sedang membentuk higher high.
Menurut catatan kita, ini adalah bearish hidden divergence!

Tren turun terus. Harga memantul dari garis tren dan akhirnya terjun hampir 2000 pips.

Berikut adalah beberapa strategi lainnya dalam memanfaatkan Divergence

Trik Momentum

Saat menggunakan divergence ada kalanya Anda mungkin masuk terlalu dini karena Anda tidak menunggu konfirmasi lebih lanjut.

Tunggu sebuah crossover

Tunggulah sampai indikator momentum crossover. Hal ini mengindikasikan pergeseran potensial dalam momentum dari buy menjadi sell atau sebaliknya. Alasan utamanya adalah menunggu untuk top atau bottom terbentuk.

Pada grafik di atas, pair menunjukkan tinggi yang lebih rendah sedangkan stokastik membentuk tinggi yang lebih tinggi. Nah, itu menandakan bearish divergence.

Setelah beberapa candle terbentuk kemudian, stokastik akhirnya membentuk crossover.

Overbought / Oversold

Trik lainnya adalah menunggu momentum tertinggi dan terendah untuk menemukan kondisi overbought dan oversold, dan menunggu indikator untuk keluar dari kondisi ini.
Katakanlah Anda sedang melihat grafik dan Anda melihat bahwa stokastik telah membentuk new low sedangkan harga belum.

Anda mungkin berpikir bahwa sudah waktunya untuk membeli karena indikator menunjukkan kondisi oversold dan divergence telah terbentuk. Namun, tekanan jual mungkin tetap kuat dan harga terus jatuh dan membuat titik rendah baru.

Jika Anda telah menunggu dengan sabar untuk konfirmasi lagi bahwa Divergence telah terbentuk, maka Anda bisa menghindari kerugian.

Menggambar garis tren pada indikator momentum

Trik ini dapat sangat berguna terutama ketika mencari bounce atau break dari tren. Bila Anda melihat harga yang menghormati garis tren, coba menggambar garis tren serupa di indikator anda.

Anda mungkin melihat bahwa indikator juga akan menghormati garis tren. Jika Anda melihat kedua pergerakan harga dan indikator momentum menembus masing-masing garis tren, bisa mengindikasikan sinyal pergeseran kekuasaan dari pembeli ke penjual (atau sebaliknya) dan bahwa tren dapat berubah.

Info ( all web forex )

About admidealpip

Check Also

Belajar Pola Pattern di Forex

Untuk Belajar Pola Pattern di Forex kita harus bersabar dalam memahami setiap pola yang terbentuk, karena …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *