Home / Edukasi / Indikator Bollinger Bands

Indikator Bollinger Bands

Dalam analisa teknikal banyak banget indikator yang ada. Ini disesuaikan dengan pribadi masing-masing setiap trader dalam menganalisa harga. Pada artikel saat ini kita akan membahasI Indikator Bollinger Bands.

Sejarah Bollinger Bands

Bollinger Bands dikembangkan oleh John Bollinger . Ini untuk mengukur volatilitas pasar.

Secara sederhana, indikator Bollinger Bands menunjukkan pada kita kapan pasar tenang dan kapan pasar bersuara . Sewaktu pasar tenang, bentuk bands  mengerut. Sedangkan saat pasar bersuara, bands akan berekspansi atau melebar.

Perhatikan gambar di bawah ini. Grafik tersebut menunjukkan pada saat harga bergerak tenang, tak bersuara. Bands bergerak merapat. Sewaktu harga bergerak naik, bands akan melonggar.

Secara sederhana memang seperti itu. Tidak ada hal yang rumit dalam Bollinger Bands. Yah… memang ada sejarah tentang Bollinger Bands, bagaimana menghitungnya, seperti apa formula matematikanya. Dan lain sebagainya.

Karena itu, dalam pelajaran ini hanya ada pelajaran inti dan pengaplikasian Bollinger Bands ke dalam praktik trading kita.

Pantulan Bollinger
Satu hal yang mesti kita ingat tentang Bollinger Bands bahwa harga memiliki kecenderungan untuk kembali ke tengah bands. Inilah alasan mendasar muncul istilah “Pantulan Bollinger” (Bollinger Bounce). Coba tilik grafik di bawah ini dan tebak, ke mana harga bergerak selanjutnya.

Seperti yang bisa kita lihat, harga kembali bergerak turun menuju bagian tengah dari bands.

Apa yang baru saja kita simak adalah Bollinger Bounce tipe klasik. Penyebab mengapa lonjakan ini terjadi adalah karena Bollinger Bands bergerak seperti level support dan resistance yang dinamis

Semakin lama time frame kita, para bands ini akan “bermain” semakin kuat. Banyak trader telah mengembangkan sistem yang berkembang pesat pada lonjakan-lonjakan tersebut dan strategi ini sempurna bila digunakan pada saat pasar ranging dan tidak ada trend yang jelas di sana.

Nah, sekarang mari kita perhatikan bagaimana cara menggunakan Bollinger Bands ketika pasar bergerak.

Tekanan Bollinger
Istilah Tekanan Bollinger (Bollinger Squeeze) cukup menjelaskan apa maksud hal ini. Pada saat bands tertekan, biasanya ini mengisyaratkan breakout yang akan segera terjadi.

Jika candle mulai menembus di atas puncak salah satu band, maka pergerakan akan cenderung berlanjut ke atas. Jika candle mulai menembus di bawah bagian terendah band, hal ini menandakan harga akan meneruskan pergerakannya ke bawah.

Perhatikan grafik di atas. Kita bisa melihat bagaimana bands tertekan. Harga baru saja mulai menembus di atas band tertinggi. Nah, berdasarkan informasi ini, tebak ke mana harga akan bergerak selanjutnya?

Inilah bagaimana tipikal Bollinger Squeeze bekerja.

Strategi ini didesain agar kita mampu menangkap pergerakan harga sedini mungkin. Memang, kejadian ini tidak terjadi tiap hari, tapi kita bisa menemukannya beberapa kali dalam seminggu jika kita memasang time frame 15 menit pada grafik.

Ada beberapa hal yang bisa kita manfaatkan dari Bollinger Bands, tetapi ini adalah strategi paling umum yang sering digunakan oleh para trader Forex

 

Info : seputarforex.com and website forex

About admidealpip

Check Also

Divergence dan Konvergen pada trading Forex

Pengertian konvergen dan divergen sedikit berbeda pada situasi trading dibanding pada pengertian umumnya. Untuk menentuka …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *